Tanggapan Andhika Wijaya Soal Kebijakan Gaji Bali United.

I Made Andhika Wijaya, pemain lini belakang Bali United, memahami kebijakan yang diputuskan oleh manajemen klub terkait gaji pemain. Pemain inti Bali United itu menerima gaji 25 persen per Maret hingga Juni 2020 yang akan datang.

Melalui surat keputusan bernomor 48/SKEP/III/2020 PSSI menetapkan periode Maret sampai dengan Juni mendatang sebagai keadaan darurat atau force majeure akibat wabah Virus Corona.

Maka dari itu, klub Liga 1 dan Liga 2 berhak untuk melakukan perubahan kontrak kerja kepada para pemain, pelatih, dan official. Dari mulai bulan Maret hingga April, klub membayar maksimal 25 persen dari nilai kontrak yang disepakati di awal.

Beberapa klub memutuskan untuk tetap memberikan gaji penuh pada bulan Maret lantaran klub klub sudah menjalankan tiga pertandingan. Ada juga yang memberikan gaji 25 persen sejak Maret.

Salah satu klub yang memberikan gaji 25 persen sejak bulan Maret adalah Bali United. Gaji tersebut diterima oleh pemain, pelatih dan official per 25 Maret yang lalu. Andhika Wijaya mengatakan kebijakan yang diambil oleh manajemen dapat dipahaminya.

“Semua ini kan keputusan dari PSSI. Klub pastinya juga akan mengikuti aturan PSSI. Kebijakan manajemen kami ikuti saja,” ucap Andhika, Sabtu (4/4/20).

Sekarang, Andhika Wijaya sedang menggelar latihan mandiri untuk menjaga kondisi fisik dan berat badan. Dia juga sedang menjadi suami siaga karena buah hatinya diperkirakan lahir sekitaran 7-15 April yang akan datang.